Showing posts with label Kucing. Show all posts
Showing posts with label Kucing. Show all posts

Friday, March 31, 2017

Pemberian Makanan Yang Tepat Untuk Anak Kucing

Pemberian Makanan Yang Tepat Untuk Anak Kucing

Anak kucing yang baru lahir sangat membutukan nutrisi yang mencukupi kebutuhannya. Nah makanan bagi anak kucing harus sesuai dengan umurnya salah peberian makan bisa menghambat pertumbuhan kucing. Nah mari kita mengenal bagaimana pemberian makanan yang tepat untuk anak kucing.

Makanan Untuk Anak Kucing kurang dari 4 bulan

Makanan Anak kucing yang baru lahir adalah ASI induk kucing, jangan memberikan makanan apapun kepada kucing yang belum berusia 4-5 minggu, karena kurang cocok dengan pencernaan mereka. Anak kucing mulai dapat diberi makanan pada usia sekitar 4-5 minggu. Makanan yang diberikan biasanya berupa bubur, makanan sebelum diberikan biasanya direndam air hangat terlebih dahulu secukupnya, lalu dihancurkan dan dihaluskan. Biasanya anak kucing umur 4-5 minggu belum mau makan, anak kucing masih perlu diajari terlebih dahulu, cara memberi makan bisa disuapi dengan pipet atau dengan mendekatkan ke hidung lalu dioleskan ke mulutnya, perkenalkan juga tempat makan kepada anak kucing agar kucing menjadi biasa. Jika anak kucing anda belum mau makan maka jangan dipaksakan yah biarkan anak kucing kita makan sendiri secara alami. Atau bisa dengan memberikan makanan kitten khusus bisa di cari di toko hewan terdekat.

Setelah umur 1 bulanan anak kucing biasanya sudah mau makan dengan makanan yang lunak, jika indukan kucing itu bagus biasanya indukan suka membawa makanan kepada akan kucing, atau seperti menuntun ke tempat makan.

Ini adalah tahap pertumbuhan kitten kedua, kucing yang sudah aktif berlarian dan bermain perlu makanan tambahan yang keras, bisa juga memberikan makanan pokok kepada kucing. Susu dan air sediakan agar pertumbuhan kucing semakin bagus.

Makanan Terbaik Anak Kucing

Makanan anak kucing terbaik adalah makanan yang alami yang berasal dari induknya. Ya benar, Air susu induknya atau ASI kucing. Tidak beda dengan manusia, ASI kucing untuk kitten sama pentingnya, karena bisa membentuk kecerdasan dan daya tahan tubuh anak kucing. Pemberian ASI ekslusif juga perlu. Menurut saya pemberian makanan secara paksa kepada kitten kurang baik karena metabolisme tubuh belum bagus. Tunggu sampai indukan membawa makanan bagi kitten kita.

Jika begitu apa yang harus saya lakukan untuk menjaga anak kucing saya agar bisa sehat dan hidup sampai dewasa. Yap sebagai majikan kucing tentu kita tidak bisa tinggal diam saja memperhatikan kucing kita yang sedang lucu-lucunya tubuh. Yang perlu dilakukan adalah dengan memberikan nutrisi yang cukup pada indukan agar produksi ASI kucing menjadi melimpah dan tidak kering. Jika induk kucing sudah merasa kenyang dan terpenuhi kebutuhannya seperti makan dan minum, maka induk kucing tersebut akan rajin untuk menyusui anaknya. Jadi jika induk kucing menyusui anaknya yang baru lahir, sediakanlah makanan yang banyak untuk dia, karena si induk selalu merasa lapar.

Kucing Hamil dan Menyusui

Kucing menyusui erat kaitannya dengan kitten kita, karena pemberian makanan kitten kurang dari 3 minggu, jika produksi asi kurang maka perlu kita tambahkan nutrisi untuk indukannya. Pada saat hamil dan menyusui, induk kucing memerlukan makanan dengan kandungan protein tinggi berikan juga air minum dan susu pada kucing yang hamil. Pada saat hamil bisa diberikan makanan untuk kitten karena kandungan proteinnya lebih tinggi. Suplemen kalsium dapat diberikan pada induk yang menyusui anaknya.

Jumlah Makanan yang diberikan pada kucing yang hamil dan menyusui pun harus ditambah karena porsi makanannya juga untuk diberikan kepada anak kucing. Kucing dewasa dengan berat sekitar 5 kg memerlukan energy makanan sekitar 300 kalori. Perhatikan kandungan kalori pada kemasan makanan, tentukan jumlah makanan agar mencukupi kebutuhan kalori selama satu hari, kemudian bagi jumlah tersebut sesuai dengan frekuensi pemberian makan (2 atau 3 kali sehari). Sebagai patokan lain yang dapat digunakan, dihitung dari berat kucing. Biasanya setiap hari kucing makan sekitar 2 % dari berat badannya. Jadi bila berat kucing 5 kg, makanan yang diperlukan sekitar 2 % x 5 Kg yaitu sekitar 100 gr /hari.

Lalu apakah ada makanan lain untuk anak kucing yang baru lahir? Tidak, saya tidak menyarankan yah, kecuali induk tidak mengeluarkan ASI dan tidak mengurusi anaknya, bisa membeli susu formula kucing dan berikan kepada anak kucing dengan cara di spet.

Demikian informasi seputar  Pemberian Makanan Yang Tepat Untuk Anak Kucing semoga bermanfaat.


Tips Mengatasi Bulu Kucing Angora Rontok

Tips Mengatasi Bulu Kucing Angora Rontok

Tentu kita amat sangat menyangkan ketika melihat bulu kucing peliharaan kita yang rontok dan itu sangat menjengkelkan, bagaimana tidak, bulu kucing yang rontok. bisa tercecer dimana-mana. Terlebih jika kita sedang memangkunya, bulu kucing yang rontok bisa tercecer di baju kita. Banyak pemelihara kucing yang mengeluh dengan keadaan ini. Bulu kucing yang rontok juga bisa mengakibatkan kucing menjadi botak, tentu akan mengurangi kecantikan kucing kita yah.

Sebenarnya bulu kucing yang rontok itu normal, jika rontoknya bulu masih dalam kadar yang wajar. Apalagi untuk kucing umur 4-5 bulan, dimasa itu terjadi penggantian bulu kucing. Masalah kerontokan terjadi jika bulu yang rontok di atas batas wajar dan sangat banyak dan berlebihan. Biasanya saat kita mengelus akan ada banyak bulu yang menempel di tangan.

Mengatasi Bulu Kucing yang Rontok

Bulu kucing rontok bisa diakibatkan beberapa hal. Penyebab bulu kucing rontok diantaranya adalah pola rawatan yang kurang tepat, makanan yang tidak cocok, kondisi kesehatan, gangguan parasit, kucing sedang birahi, dan cuaca panas yang berlebih.

Berikut beberapa solusi untuk mengatasi bulu kucing yang rontok.

1. Perawatan yang tepat

Rawatlah kucing dengan benar, misal mandikan kucing dengan sampo yang tepat. Saya tidak tahu merk shampoo kucing apa yang sesuai dengan kucing anda. Anda bisa coba sendiri atau bisa berkonsultasi kepada teman-teman yang sudah mencoba beberapa merk.

Vitamin memang diperlukan dan bagus bagi kucing, tetapi pemberian vitamin dan obat-obatan dalam jumlah yang tidak pas bisa mengakibatkan sebaliknya. Karena kelebihan vitamin dan obat-obatan bulu kucing rontok. Bijaklah dalam menggunakan produk kimia dan obat-obatan bagi kucing anda.

2. Ganti makanan

Makanan yang tidak cocok menjadi salah satu penyebab bulu kucing rontok. Maka coba bergantilah makanan yang pas untuk kucing anda. Bisa lakukan test, atau membeli makanan khusus untuk kucing rontok. Lihat takaran gizinya, tidak boleh kurang atau berlebihan. Sesuaikan pemberian makanan, porsi dan kegunaan. Misal kitten berilah makanan untuk kitten.

3. Periksa kesehatan kucing

Kucing yang mengalami kerontokan juga bisa diakibatkan oleh kondisi kesehatan, untuk mengetahui kondisi yang tepat bisa dilihat dari gerak geriknya, atau berkonsultasi langsung dengan dokter. Kutu dan parasit yang menempel juga bisa mengakibatkan kerontokan pada bulu kucing. Jangan lupa mandikan dengan teratur dan benar. Kucing yang rontok juga bisa diakibatkan oleh ringworm.

Nah beberapa hal diatas adalah tindakan yang bisa kita lakukan untuk mengatasi bulu kucing rontok Jika diluar kemampuan kita seperti cuaca kita hanya bisa mengkondisikan agar ruangan tempat kucing bermain tidak terlalu panas.

Solusi yang terbaik jika kucing peliharaan anda mengalami rontok bulu yang berlebihan/tidak normal berkonsultasi dengan dokter hewan mengenai permasalahan bulu kucing yang rontok.

Demikian Tips Mengatasi Bulu Kucing Angora Rontok, semoga bermanfaat…

Tips Membuat Kucing Angora Gemuk Namun Sehat

Tips Membuat Kucing Angora Gemuk Namun Sehat


Banyak sekali para pecinta kucing menginginkan kucing peliharaanya menjadi gemuk dan sehat dan beberapa ada pendapat bahwa kucing yang gemuk sangat lucu dan menggemaskan. Nah, membuat kucing gemuk, sehat serta bulunya menjadi babgus memang keinginan dari semua pemelihara kucing. Akan tetapi dalam pelaksanaanya masih banyak yang bingung dan berujung asal-asalan dalam membuat si kucing menjadi gemuk.

Agar Anda tidak salah dengan cara menggemukan si kucing, saya sendiri juga memiliki cara-cara serta tips yang memang bisa kamu prakterkan dirumah supaya kucing menjadi gemuk, bulu yang bagus serta sehat walafiat!

Cara Membuat Kucing Gemuk Namun Sehat

Sebelum Anda tahu tentang cara-cara menggemukan kucing. Kamu harus tahu bahwa cara di bawah ini memang bukan cara cepat tetapi ada prosesnya dan semua tergantung kamu dalam merawat kucing, namun cara ini adalah cara yang paling efektif untuk menggemukan kucing kamu. Berikut adalah caranya.

1.Menambah Nafsu Makan

Untuk cara pertama yaitu Anda harus bisa menambah atau menaikan nafsu makan si kucing. Ada beberapa cara agar kucingmu nafsu makan, contohnya : memoleskan sedikit makanan basah ke hidung kucing atau ke makanan kucing agar mau makan dengan makanan yang sudah di oleskan. Cara ini ampuh banget!

2. Memberi makanan yang mengandung Protein Tinggi

Cara ini juga terbukti ampuh untuk bikin kucing kamu jadi lebih gemuk yang mana kamu memberikan makanan dengan kandungan protein tinggi. Protein yang ini biasanya bisa kamu dapatkan dengan mudah dari daging seperti Raw Food Ayam atau ikan sebagai makanan utamanya. Kalau kamu masih ragu higenis atau tidaknya, kamu juga bisa merebusnya terlebih dahulu.

Selain dari daging, kamu juga bisa menambahkanya dengan kuning telur pada makanan kucing, hanya diambil kuninganya saja. Untuk pemberian kuning telor, kamu bisa memberikanya sekitar 2 – 3 kali dalam seminggu.
Nah, tidak hanya makanan basah, tetapi kamu juga bisa memberikan Dry Food untuk kucing, makanan dry food ini boleh diberikan dengan catatan hanya untuk camilan saja. Kamu harus pintar dalam memilih dry food terutama kandungan protein yang lebih banyak juga tidak mengandung banyak pewarna. Lebih berhati hati untuk pemberian yang menggunakan pewarna pada dry food sangat berbahaya untuk ginjal Si Kucing!

3. Makanan Sesuai Kebutuhan

Makusdnya begini, sesuai kebutuhan diartikan bahwa kamu harus bisa memberikan makanan yang bergizi untuk kucing peliharaan kamu dan juga bervariatif agar kucing kamu tidak bosan. Contohnya saja Biskuit Kucing, nah kamu berikan biskuit itu ke kucingmu. Kalau tidak suka, kamu mengambil makanan yang berprotein tinggi seperti daging yang sudah dijelaskan pada nomor 2. Cara itu bisa dilakukan untuk menambah nafsu makan kucing.
Agar kucing kamu mempunyai bulu yang bagus dan lebat, jangan berikan kucing kamu ikan asin, kenapa? Karena kucing khususnya jenis persia sangat sensitif terhadap apa yang dikonsumsinya dan akibatnya bulu kucing rontok.

Pilihan lainnya yaitu dengan cara memberikan produk yang tepat, nah salah satu produk makanan kucing yang bagus dan bisa membuat kucing menjadi gemuk dan sehat yaitu Royal Canin Exigent. Royal Canin Exigent adalah produk yang sangat banyak disukai kucing dan sudah terbukti dapat membuat kucing menjadi gemuk.

4. Vitamin
Vitamin juga salah satu kunci sukses dalam membuat kucing menjadi gemuk. Vitamin seperti apasi yang bikin kucing kamu jadi gemuk? Yaitu vitamin yang mengandung minyak ikan, ini sangat bagus untuk meningkatkan nafsu makan si kucing dan membantu untuk penggemukan badan serta bulunya menjadi sehat dan lebat!

Anda cukup beli di Pet Shop terdekat lalu Anda berikan ke kucing peliharaan, bingung cara memberinya? Campurkan saja ke makanan atau bisa saja di oles ke mulut kucing.

5. Vaksin

Kucing Diberi Vaksin Supaya Sehat, kenapa di vaksin juga? Ya! ini sangat penting untuk kesehatan kucing kamu. Selalu kamu perhatikan kucing kamu dan berikan dia vaksin agar kucing kamu tidak gampang sakit. Kalau kucing kamu sehat, maka nafsu makannya juga tinggi dan bisa cepat gemuk. Masih tidak tahu? Kamu bisa membaca Harga dan Jenis Vaksin Untuk Kucing.

6. Mood Kucing

Mood juga termasuk, kucingpun juga memiliki mood, terutama soal kenyamanan. Kucing sangat suka berada di kandang (ini tergantung kebiasaan kucing kamu, jika suka di rumah pasti akan lebih diluar kandang, dan juga sebaliknya). Kalau si kucing di dalam kandang terus kan bakal bosan dan setres. Inilah ciri-ciri kucing stres, setelah kamu membacanya kamu bisa melakukan beberapa hal seperti membelikan mainan untuk kucing agar kucing kamu senang.

Cara membuat mainanya itu ga perlu uang, cukup selembar kertas yang sudah tidak terpakai dan kamu genggam atau buat seperti bola kertas, kemudian kamu lemparkan saja (cara ini terbukti ampuh). Ingat jika kucing kamu stress , jelas berat badan kucing kamu tidak naik bahkan sampai kucing tidak mau makan.

Kesimpulanya

Untuk membuat kucing kamu menjadi gemuk dan sehat, tidak bisa dilakukan secara cepat atau instan. Butuh proses dan pastinya kamu harus lebih rajin melakukan cara ini dengan benar dan penuh kasih sayang. Ingat bahwa makanan yang tepat, kesehatan yang terjaga, serta membuat kucing kamu senang, itu adalah hal utama yang harus dilakukan dan itu merupakan cara membuat kucing gemuk yang efektif!

Semoga bermanfaat..

Tips Memandikan Kucing Angora Yang Benar

Tips Memandikan Kucing Angora Yang Benar

Pecinta kucing tentu tidak hanya ingin menikmati keindahan bulu dan kelucuan kucingnya saja, tetapi juga tetap memelihara kesehatan dan kebersihan kucing, cara memandikan kucing tentu perlu diperhatikan bagi pemelihara. Sebagian orang biasa membawa kucingnya ke pet shop untuk dimandikan dan dibersihkan tetapi tentu itu mengeluarkan waktu dan uang yang banyak.

Untuk solusinya sobat bisa memandikan kucingnya sendiri dirumah. Dengan memanfaatkan barang-barang yang ada dirumah, kucing bisa tetap sehat dan bersih tanpa pergi ke pet shop. Begini cara memandikan kucing.

Cara Memandikan Kucing

Untuk memandikan kucng dirumah ada beberapa persiapan dan alat yang harus disediakan, diantaranya :

Alat-alat memandikan kucing Wajib :

Sediakan ember , Air hangat hangat kuku, Bedak (Bedak bayi, bedak Gatal, bedak kucing),Handuk, Cottonbuds

Optional :
Sikat, sisir kucing (sikat gigi bisa digunakan juga), Shampo Kucing (kadang-kadang saya pake shampo manusia, Blower,Baby oil, Pemotong kuku

Cara  memandikan kucing berikut langkah langkahnya :

1. Bersihkan kotoran yang menempel pada kucing, disela-sela kaki atau pada badan kucing

2. Bersihkan telinga dengan menggunakan cottonbuds dan baby oil, bersihkan dengan perlahan yah, jangan terlalu dalam agar tidak melukai gendang telinga kucing. Biasanya dalam kondisi ini kucing akan merasa kegelian, jadi tahan kepalanya agar tidak banyak bergerak, jika kucing saya biasanya diam keenakan.

3. Potong kuku kucing, jangan potong keseluruhan, cukup pada bagian yang tajam saja sedikit, karena kucing juga memerlukan cakar untuk bermain dan memanjat. Jika kucing yang dimilikai adalah kucing kampung atau aga sedikit liar, saya sarankan tidak usah memotong kukunya, karena ini akam membuatnya kesulitan bermain. Cukup bersihkan saja jika terdapat kotoran hitam terutama di pangkal kuku.

4. Setelah pembersihan tanpa air selesai lalu lanjut dengan menyiapkan air hangat kuku, jangan terlalu panas yah nanti kucing berontak dan jangan terlalu dingin karena berbahaya bagi kucing.

5. Sebelum mulai di mandikan tutup telinga kucing saat dimandikan agar tidak kemasukan air saat dimandikan.

6. Masukkan kucing kedalam ember yang sudah diisi air hangat dengan perlahan agar kucing tidak kaget. Basahi sedikit-demi sedikit badan kucing sambil di usap-usap. Sampai basah kuyup.

7. Gunakan sikat untuk meratakan shampo di badan kucing, setelah itu usap dan pijat secara perlahan pada kucing sampai merata.

8. Gosok-gosok bagian luka pada kucing karena biasanya bekas luka pada kucing sering diserang kutu dan jamur, biasanya di dekat telinga dan disela sela kaki. Gosok secara perlahan sela-sela kaki kucing pastikan bersih pada bagian ini.

9. Setelah itu bilas dengan sempurna, jangan sampai ada shampo yang tersisa karena akan termakan saat kucing menjilati badannya dan bisa menjadi racun bagi kucing.

10. Keringkan Kucing dengan sempurna, jangan sampai lembab. kondisi yang lembab akan mengakibatkan banyak bakteri tumbuh dan berkembang. Bisa menggunakan handuk atau blower/hair dryer. Tetapi beberapa kucing ada juga yang takut dengan suara hair dryer jadi biarkanlah dia membersihkan dirinya sendiri tempatkan di tempat yang kering, panas pagi lebih baik sambil kucing dijemur. Setelah kering berikan bedak pada kucing, berikan secara merata yah, dan ingat tunggu sampai benar-benar kering sempurna. Karena jika masih ada yang lembab akan mengakibatkan gumpalan dan bau tak sedap.

Yang Perlu di Perhatikan saat Memandikan Kucing di Rumah Sendiri

Nah diatas tadi adalah cara memandikan kucing dirumah sendiri, sebelum mulai memandikan kucing dirumah perlu perhaikan hal-hal berikut :

1. Jangan memandikan kucing saat kucing dalam keadaan sakit. Memandikankucing dalam keadaan sakit akan memperparah keadaannya. Cukupbersihkan dengan lap atau berikan bedak saja.

2.  Jangan mandikan kucing jika keadaan mendung. Jika mendungdikhawatirkan proses pengeringan tidak akan sempurna, bukannyamenjadikan kucing sehat malah dapat mengakibatkan kucing sakit. Bulu  yang lembab juga menjadi salah satu penyebab datangnya penyakit.

Demikian Tips Memandikan Kucing Angora Yang Benar, semoga bermanfaat…

Tips Atasi Keracunan Pada Kucing Karena Makanan

Tips Atasi Keracunan Pada Kucing Karena Makanan

Beberapa kasus yang sering menyerang kucing peliharaan selain dari penyakit yaitu kucing mengalami keracunan. Kucing keracunan ini memang sering terjadi, karena pada dasarnya kucing adalah hewan yang senang membersihkan diri dan penasaran terhadap sesuatu. Biasanya kucing mengalami keracunan karena mereka salah makan, keracunan racun tikus, keracunan insektisida, keracunan obat-obatan, keracunan tanaman beracun, atau bisa juga keracunan makanan manusia yang tidak bisa dicerna oleh kucing. Ada beberapa list makanan yang tidak bisa dicerna oleh kucing.…

Gejala yang timbul pada kucing keracunan makanan

Biasanya kucing akan muntah atau diare, batuk bersin, mengeluarkan air liur yang berlebihan, sulit bernafas, kucing menggigil, sering buang air, pupil membesar, terlihat lemas, dan kadang jika sudah parah kucing bisa kejang-kejang. Hal pertama yang harus kita lakukan yaitu jangan panik karena jika panik biasanya tindakan yang kita ambil akan ceroboh dan bahkan bisa membahayakan si kucing.

Jika memungkinkan menghubungi dokter hewan maka segeralah pergi ke dokter hewan terpercaya anda terutama jika gejala yang ditimbulkan sudah gawat karena perlu tindakan dokter sesegera mungkin. Segala tindakan di sini menjadi tanggung jawab anda. Berikut ini beberapa langkah untuk mengatasi ketika kucing mengalami keracunan.

Bagaimana Cara Mengobati Kucing Keracunan Makanan

Berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mengatasi kucing keracunan makanan

Tempatkan kucing di area dengan sirkulasi udara bagus
Kucing yang keracunan sebaiknya taruh di area yang sirkulasi udaranya bagus karena kucing yang keracunan membutuhkan asupan oksigen yang banyak dan bisa jadi kucing mengalami keracunan karena menghirup zat yang berbahaya.

Identifikasi racun

Jika mendapati gejala kucing keracunan seperti diatas sesegera mungkin lakukan identifikasi terhadap racun yang masuk ke dalam tubuh kucing, kita bisa mencari makanan atau benda-benda yang kiranya meracuni kucing. Dengan teridentifikasinya racun yang meracuni kucing kita bisa dengan mudah mencari solusinya baik itu di internet atau di forum-forum kucing. Di bawah juga saya menyediakan beberapa racun yang mungkin menyerang kucing bisa di scroll ke bawah bagian penanganan sesuai dengan racun.

Buat kucing muntah?

Anda beberapa racun yang perlu dibuat kucing muntah, ada juga racun yang tidak boleh dimuntahkan oleh kucing terutama racun jenis asam atau basa, karena jika kucing memuntahkan racun jenis asam atau basa kucing akan mengalami kondisi yang lebih parah. jadi lakukan sesuai dengan kondisi pada kucing.

Jika memerlukan tindakan untuk memuntahkan kucing maka berikan hydrogen peroksida 3% (konsentrasi jangan lebih dari 3% yah) secara telan/oral dengan dosis 2 sampai 4 mili per kilo berat badan tubuh kucing. Memuntahkan kucing paling efektif yaitu paling lama 2 jam setelah kucing keracunan, karena jika sudah lebih dari 2 jam makanan biasanya sudah tercerna oleh kucing jadi kurang efektif.

Beri susu, air kelapa, kuning telur mentah

Berikan kucing susu sebanyak mungkin yang bisa diberikan. Susu bisa menetralisir racun dalam tubuh kucing, untuk hasil yang lebih baik berikan susu yang tinggi lemak. Jika kucing tidak mau meminum susunya kita bisa bantu dengan pipet atau spet dengan selang, berikan sebanyak 100 ml susu. Selain susu bisa juga diberikan air kelapa dan kuning telur. Air kelapa bisa menetralisir racun dan kuning telur bisa membantu mencerna racun (racun asam atau basa) dan menetralkannya.

Bersihkan dengan arang aktif

Arang aktif atau karbon aktif bisa menyerap racun dalam tubuh. Arang aktif bisa untuk mengurangi penyerapan racun dalam usus kucing. Untuk itu kita membutuhkan arang aktif dalam menangani kucing keracunan. Arang aktif ini contoh produknya yaitu norit (cari di apotik), dosis pemberiannya yaitu 1 gram arang aktif bubuk untuk 2,27 kilo berat tubuh kucing. Masukkan dengan cara dicampur dengan air (air kelapa lebih baik) lalu dispet pada kucing.
Dosis arang aktif untuk keracunan yang akut adalah 2 sampai 8 gram/kg berat tubuh, berikan sekali setiap 6 sampai 8 jam selama 3 sampai 5 hari

Bersihkan sisa racun

Setelah masa kritis kucing lewat kita bisa membersihkan kucing dari sisa-sisa racun baik itu di bulunya, di lantai, dan makanan yang diduga menjadi sumber racunnya. Biasanya tidak sengaja memakan racun tikus.

Penanganan Sesuai dengan Racun

1. keracunan arsenik (insektisida, pestisida, dan rodentisida / racun tikus). Jika kucing keracunan arsenik seperti racun tikus atau racun serangga maka buat kucing muntah, lalu berikan arang aktif + air susu.

2. keracunan sampo atau sabun, jangan dibuat kucing muntah, berikan susu + kuning telur + air kelapa pada kucing.

3. keracunan coal tar (pembersih rumah tangga), beri larutan pencahar  seperti arang aktif + larutan salin, berikan juga putih telur untukmengurangi efek racun.

4. keracunan sianida biasanya kucing memakan racun tikus, rumput panah, sorgum, daun apel, jagung, /flax/, dan ekaliptus (bukan kopi mirna yah hehe). Hubungi dokter hewan, biasanya akan diberikan air yang disuling atau larutan salin.

5. keracunan cokelat, buat kucing muntah, berikan susu. Hindari pemberian makanan yang berbahaya untuk kucing, baca : makananberbahaya untuk kucing 

6. keracunan kismis dan anggur, buat kucing muntah, beri air kelapa yang banyak agar kucing kencing atau bawa ke dokter hewan

7. keracunan alkohol, tempatkan di tempat yang sirkulasi udaranya bagus, lalu buat kucing muntah.

8. keracunan pemutih klorin (kaporit, air kolam renang) berikan susu pada kucing agar klorin di ikat lemak susu.

9. dll.

Hubungi dokter

Alternatif terakhir yang harus dilakukan yaitu hubungi dokter karena saya rasa ini adalah hal yang tepat apalagi jika anda sebagai catloverz pemula yang kurang mengetahui seluk beluk tentang pengobatan pada kucing. Tetapi jika memang tidak memungkinkan anda untuk menghubungi dokter maka boleh mencoba dengan tanggung jawab masing-masing. Jangan coba-coba mengobati kucing keracunan tanpa instruksi medis yang jelas.
Demikian Tips Mengobati Keracunan Pada Kucing Karena Makanan, semoga bermanfaat..

Sunday, March 12, 2017

Tips Melatih Kucing Agar Buang Kotoran Tidak Sembarangan

Tips Melatih Kucing Agar Buang Kotoran Tidak Sembarangan

Bagi Anda yang suka dengan kucing Angora yang lucu dan bisa diajak bermain, memelihara kucing adalah pilihan yang sangat tepat dan benar menurut aku. Walaupun hewan kucing ini lucu dan banyak yang memeliharanya, tetapi tetap saja ada yang tidak suka karena saat dipelihara, kucing suka buang air sembarangan! Biasanya masih banyak yang belum tahu cara melatih kucing buang air.

Kamu pasti sudah tahu bahwa pup kucing itu baunya mantap! Nah, masih banyak orang yang masih kesulitan untuk menghilangkan bau yang dihasilkan dari kucing buang air. Di tempat si kucing buang air juga kadang susah dijangkau, contohnya di kolong tempat tidur, lemari, pojok kolong kursi ruang tamu dan lainnya. Terkadang malah sampe di tempat tidur, bayangkann! aku juga sering kelupaan kalo pintu kamar lupa tidak ditutup dan pastinya di pojok belakang pintu ada pipis kucing!

Beberapa dari kita memang sudah banyak yang mencoba berbagai cara mencegah si kucing tidak buang air sembarangan seperti dengan menyediakan Cat Litter (Litter Box), membawa si kucing ke toilet dan semacam itu. Memang, secara alami si kucing akan buang air di pasir atau di tanah. Pada pelaksanaanya si kucing harus dikenalkan pada litter box tersebut dari usia dini. Untuk melatih kucing ataupun yang masih kitten (anak kucing) agar buang air tidak sembarangan, kita harus fokus dalam Litter Boxnya.

Cara Melatih Kucing Buang Air

Agar Anda lebih tahu bagaimana cara yang terbaik cara melatih kucing buang air, saya akan membagikan informasi tentang cara melatih kucing buang air agar tidak sembarangan.

1. Siapkan kotak kotoran berukuran besar

Buat Sobat yang memiliki anak kucing yang dirasa tidak sampai untuk memanjat ke Box atau kotak, cobalah Sobat membuat jembatan buatan agar anak kucing bisa memanjatnya tanpa kesulitan.Pertumbuhan tubuh kucing memang sangat cepat, maka dari itu kamu kalau bisa membeli Litter Box langsung saja yang besar, jangan yang kecil apalagi ukuran nanggung. Karena kotak yang besar dapat membuat si kucing masuk kek kotak dengan leluasa serta akan sangat nyaman untuk buang air, karena tidak merasa sempit.

2. Menggunakan Kotak Kotoran yang Tertutup

Tips Melatih Kucing Agar Buang Kotoran Tidak Sembarangan

Ini juga salah satu cara alternatif memilih kotak untuk anak kucing buang air. Ada beberapa jenis kotak yang memang sekelilingnya tertutup. Kotak jenis ini merupakan pilihan yang sangat tepat untuk menahan pasir serta kotoran kucing yang suka di gali atau di dorong lalu ini juga berfungsi untuk menghalangi bau yang keluar dari tempat tersebut. Tidak hanya itu saja lho! Kucing juga akan terasa nyaman dan aman dengan kotak jenis yang seperti ini. Ada juga kelemahan dari kotak jenis ini yaitu sedikit lebih mahal kalau dilihat dari segi harganya dengan Litter Box yang biasa

Nah, ini juga layaknya pemilihan kotak Litter Box yang biasa, usahakan kamu membeli dengan ukuran yang besar untuk jenis kotak kotoran yang tertutup. Seharusnya kamu lebih paham kalau si kucing suka mengendus-ngendus kesana dan kesini di Litter Box sebelum mengubur kotorannya. Untuk itu, dengan menggunakan kotak yang besar, kucing peliharaan kamu akan lebih leluasa bergerak untuk menyelesaikan buang air besarnya.

Sobat harus tahu bahwa kebanyak kucing memang tidak suka saat pertama kali dikenalkan dengan kotak kotoran (Litter Box) jenis yang seperti ini karena ada pintunya. Kalau bisa kamu melepas pintunya agar kucing terbiasa memakainya.

3. Tips Memilih Pasir

Gunakan pasir yang tidak beraroma atau tidak wangi, karena bisa saja si kucing memang tidak suka serta akan memilih tempat yang lain dan terdapat bau kotoran kucingnya.Kalau kamu tahu bahwa sangaat banyak jenis pasir yang dapat digunakan untuk kucing berusia remaja maupun kucing dewasa (berumur 8 bulan keatas). Dalam pemilihan pasir juga harus cermat, kamu harus memilik produk (pasir)  yang memang tidak terdapat debu, karena debu juga dapat membuat iritasi pada paru-paru kucing. Nah, untuk memilih pasir untuk kucing yang tepat, usahakan kamu memilih dengan faktor berikut ini :

1. Memakai jenis pasir yang mudah diserok atau diangkat.
2. Kamu bisa memilih jenis pasir yang sudah biasa digunakan untuk kotoran kucing kamu.

4. Alat tambahan

Nah, ini yang terakhir dalam menyiapkan persediaan untuk kotoran kucing yaitu membeli alat-alat tambahan seperti penyerok atau sekop mini dan kain. Untuk alat penyerok akan berfungsi untuk membuang kotoran kucing yang ada di pasir, kemudia kain bisa diletakkan dibawah kotak agar pasir untuk kucing tidak berantakan di kandang atau lantai rumah kamu.

Cara Untuk Memperkenalkan Kotak Kotoran Pada Kucing

1. Menaruh kotak di tempat yang tenang

Lebih baik kotak kotoran kucing ditaruh ditempat yang sering singgah oleh si kucing, seperti di kandang, ruangan khusus kucing, bahkan sampai tempat bermain si kucing. Nah cara ini dilakukan agar si kucing bisa melihat kotaknya secara langsung dan juga kalau dia ingin pup atau buang air besar, tinggal langsung ke kotaknya.

Saya memiliki cara khusus melatih kucing untuk baung air yang efektif yaitu dengan cara menaruh kotak kotoran yang mudah untuk digunakan, dengan kondisi yang tidak ramai juga kalau bisa jauh dari aktifitas hewan lain maupun manusia.

Tidak hanya manusia saja loh! Tetapi juga si kucing akan berpikir bahwa dia butuh privasi, apalagi untuk masalah buang air besar, pastinya ia lebih suka bersembunyi-sembunyi, entah di kolong, dibelakang sofa, disudut ruang tamu, di belakang pintu, pokoknya yang jarang terlihat oleh siapapun kecuali si kucing.

Kalau kamu baru memulai melatih anak kucing, wajib untuk memindahkan kotak kotoran dan lakukan secara perlahan dari beberapa meter setiap harinya. Cara memindahkan kotak ke ruangan yang berbeda untuk keesokan harinya dapat menaruh mangkuk makananya di tempat kotak tersebut terlebih dahulu, karena sering kali kucing sangat keberatan jika buang air di dekat tempat makan mereka dan pastinya akan memilih tempat lain.

2. Taruh kucing di kotak atau Box

Beberapa proses Sobat wajib untuk mencoba menaruh kucing peliharaan ke Box, kenapa? Karena agar si kucing terbiasa dengan aroma di dalamnya atau sudah mengenali. Memang tidak langsung digunakan oleh si kucing tetapi disitulah ada proses perkenalan dengan tempat baru (Litter Box) disitu.

Tips Melatih Kucing Agar Buang Kotoran Tidak Sembarangan
Usahakan kamu menaruh dengan intensif setelah dia makan, kenapa setelah makan? Ya, biasanya setelah makan kucing akan langsung mencari tempat untuk buang air besar, tidak hanya setelah makan loh! Tetapi juga setelah bangun tidur, bermain atau aktifitas lainnya. Kalau kucing kamu sudah mengendus-ngendus, mencakar-cakar lantai dan sekitarnya, bahkan sampai berjongkok di sutatu tempat, segeralah pindahkan kucing kamu ke Litter Box. Hal itu bisa untuk membiasakan si kucing agar pup di Litter Box. Cara ini tidak untuk membiasakan ke Litter Box saja lho! Tetapi juga bisa melatih kucing kamu agar buang air besar di kamar mandi.

3. Kucing juga Butuh Kasih Sayang

Ini juga termasuk tips yang ampuh untuk cara melatih kucing buang yaitu dengan memakai Litter Box, berikan juga kasih sayang dengan cara mengelus-elus kepalanya, leher, serta seluruh tubuhnya. Jangan coba-coba kamu memarahinya, kalau sering dimarahin maka kucing akan tidak nurut bahkan mau berontak sampai mencakar-cakar bahkan mengejarnya, selain itu juga kucing kamu akan takut.

4. Menyediaan lebih dari satu kotak (Litter Box)

Cara ini agar kucing kamu bisa memilih tempat buang air besar sesuai keinginan kucing kamu, dan ini juga bisa mencegah ketika Litter Box sudah penuh, maka kucing kamu akan memilih kotak pup yang satunya, jadi cara ini cukup efisien lho!
5. Memasukan Ke Dalam Kandang , Jika di anggap perlu !
Ke dalam kandanga maksudnya mengelompokan ke dalam suatu ruangan agar mudah diatur, kemudian kamu bisa menaruh kotak kotoran di pojokan. Ini dilakukan dalam 1 minggu saja agar cepat proses adaptasinya. Jika kucing kamu sudah mau buang air besar atau pup, segeralah masukan kucing kamu ke dalam ruangan tersebut yang sudah disediakan tempat kotoranya.

Tidak hanya itu saja lho! Kamu juga harus memisahkan tempat tidurnya, kotak kotoran serta makananya di sudut yang berbeda, dan kalau bisa di ruangan itu jangan di taruh karpet. Karena si kucing tidak akan pup disitu kecuali terpaksa, biasanya kucing tiduran di karpet dan mencakar-cakarnya untuk bermain serta tidak tempat untuk pup

Menjaga Kondisi Kenyamanan Lingkungan si Kucing

1. Membersihkan Kotak kotoran setiap hari

Kelihatannya ribet banget memelihara kucing. Namun ini penting karena kebanyakan kucing tidak suka buang air di tempat yang kotor. Jadi sehari sekali kamu usahakan membersihkan Litter Boxnya. Tapi sisakan sepotong kecil kotorannya, ini membantu banget agar si kucing mengenali bahwa Litter Box ini tempat pupnya.

Namun setelah Si Kucing mengenali tempat buang pup-nya, kita sudah tidak perlu lagi menyisakan sedikit sisa pupnya, itu hanya cara awal mengenalkan Kucing bagaimana cara buang kotoran.

2. Bersihkan seluruh kotak kotoran dengan rutin

Kalau yang ini Sobat wajib memberisihkannya, minimal seminggu sekali saja sudah cukup. Buang kotorannya serta bersihkan. Nah, kalau kotaknya kosong langsung cuci dengan pembersih yang tidak bahaya (pakai sabun mandi), bilas lalu keringkan lalu ganti dengan pasir yang bersih.

3. Jauhkan Pot Tanaman dari aktifitas kucing

Tips Melatih Kucing Agar Buang Kotoran Tidak Sembarangan


Pot tanaman atau vas bunga yang besar biasanya sanget sering digunakan kucing untuk buang air kecil loh! Nah, untuk itu mencegah adalah hal yang harus dilakukan seperti menyingkirkan atau memindahkan dari jangkauan kucing. Kamu juga bisa menutupi potnya dengan kertas timah jika si kucing belum terbiasa untuk buang air di Litter Box.

Tips Melatih Kucing Buang Air Agar Tidak Sembarangan

Selain dari tahap demi tahap untuk melatih kucing agar tidak buang air sembarangan, saya juga punya beberapa tips yang efisien banget dan kamu bisa mempraktekan dengan mudah, seperti :

1. Memberi Makanan Secara Teratur

Cara ini sangat bagus untuk memprediksi ia akan memakai kotak kotoran (Litter Box). Untuk anak kucing biasanya membutuhkan waktu sampai 20 menit setelah makan kemudian buang air. Nah, kalau sudah sekitar waktu segitu, bawalah kucing kamu ke kotak kotoran.

2. Gunakanlah jenis pasir yang berbeda

Kamu bisa mencoba berbagai jenis pasir agar kamu tahu mana jenis pasir yang disukai oleh kucingmu. Kemudian apakah si kucing lebih suka dengan pasir yang biasa atau yang beraroma wangi.

3. Mengganti jenis pasir secara perlahan

Kalau memang harus mengganti jenis pasir, kamu bisa mencoba menggantinya secara perlahan dari satu pasir ke pasir yang lain dengan cara mencampurkan pasir yang baru dengan yang lalu, kemudian menambah jumlah pasir yang baru dalam jangka waktu sekitar 2 mingguan.

4. Kenali tingkah laku si kucing

Kamu bisa perhatikan tingkah laku si kucing kalau sudah kebelet ingin buang air besar, biasanya si kucing akan mengeong-ngeong, menggaruk-garuk lantai di pojokan, mengendus-ngendus tempat yang sulit dilihat seperti di kolong mejar atau kursi dan di pojokan. Itu memang tanda si kucing ingin buang air besar dan sudah tidak tahan lagi, segeralah bawa kucingmu ke Litter Box atau ke kamar mandi.

Untuk mengajari kucing buang air besar atau buang air kecil memang harus bersabar, mualai dari persiapannya, pengenalan sampai mengurus kotorannya, terkadang kamu juga harus memperhatikan kucing akan buang air, jadi kamu harus menikmati proses tersebut agar kucing kamu pintar dalam buang air besar dan buang air kecil.

Kalau kamu punya anak kucing mungkin akan lebih mudah dalam mengajarkan buang air pada tempatnya dibandingkan dengan kucing yang sudah besar atau dewasa. Tetapi tidak menutup kemungkinan bawa si kucing yang dewasa tidak bisa melakukanya juga ya! Semoga artikel cara melatih kucing buang air ini sangat berguna buat kamu yang sedang melatih kucing. Jangan lupa bagikan artikel ini ke teman-teman pecinta kucing lainnya yah! Agar teman-temanmu tau informasi penting ini.

Semoga bermanfaat..

Saturday, March 11, 2017

Tips Atasi Cacingan Pada Kucing

Tips Atasi Cacingan Pada Kucing

Melihat kucing kesayangan kita terus sehat dan semangat adalah salah satu dambaan kita. Tapi adakalanya kucing kita bisa sakit baca : penyakit kucing Salah satu penyakit kucing yang sering menyerang adalah cacingan. Cacingan pada kucing bisa diakibatkan oleh beberapa macam cacing, yaitu : Cacing gelang,m cacing tambang, cacing pita, atau cacing paru-paru. Terkadang beberapa cacing bisa ada sekaligus dalam tubuh kucing anda.

Untuk mendiagnosis kucing yang terkena cacingan bisa dilihat dari beberapa gejala kucing terkena cacingan.

Kucing diare.
Cacing terlihat pada kotoran.
Terdapat butiran putih (telur cacing) di dubur kucing.
Bulu kucing terlihat kusam
Bagian dari cacing terlihat didekat dubur kucing
Kotoran yang berdarah
Kembung atau bundar, perut kucing yang terlihat buncit
Berat badan turun, badan terlihat kurus
Muntah-muntah, sesekali muntah terlihat ada cacingnya
Sembelit
Batuk
Gangguan pernafasan

Jika beberapa gejala diatas terlihat pada kucing anda, kemungkinan besar kucing terkena cacaingan. Untuk mengobati kucing cacingan ada beberapa langkah, pertama kita diagnosa dengan gejala diatas,
Kemudian obati dengan obat cacing yang pas, dan terakhir bisa melakukan pencegahan terhadap cacing.

Mengobati kucing cacingan

Untuk mengobati kucing yang terkena cacingan lebih baik membawanya ke dokter hewan, ini adalah cara teraman dan baik bagi kucing. Adakalanya kita tidak bisa mendapati dokter hewan terdekat dan harus jauh ke kota (seperti di tempat saya) anda bisa mengobati sendiri kucing anda dengan obat cacing untuk manusia. Saya rekomendasikan obat cacing combantrin, karena obat ini sangat efektif untuk pengobatan cacing, saya juga membrikan obat ini untuk burung merpati saya. Jangan berikan obat cacing pada kucing yang sedang hamil.

Pemberian obat cacing pada kucing

Pemberian bisa dilakukan dengan cara melakukan spet pada kucing, biasanya dengan suntikan tanpa jarum, atau suntikan yang dimodifikasi, jarum diganti dengan selang karena combantrin berbentuk cair. Dosis pemberian pada kucing yaitu 1 ml / 2kg, jika kucing mempunyai berat 2 kg beri 1 ml, jika 4 kg beri 2 ml. Kucing tidak akan menyukainya tetapi anda harus memaksanya. Jika kucing masih anak-anak (dibawah 3 bulan) beri combantrin anak rasa jeruk hehe.
Tips Atasi Cacingan Pada Kucing

Berikan selama 2 minggu sekali selama 1 bulan. Pemberian minggu pertama difungsikan untuk membunuh cacing dewasa dan cacing kecil. Pemberian kedua difungsikan untuk membunuh laeva yang sudah berubah menjadi cacing yang belum terbasmi di pengobatan pertama.

Jangan kaget setelah pemberian obat, kucing ada yang muntah cacing, ada yang mengeluarkan cacing, dll. Lihat perkembangannya terutama di badan yang mulai gemuk kembali, saya sudah mencoba dengan cara ini dan berhasil bagi kucing saya.

Saran : Kucing sakit karena cacingan lebih baik bawa ke dokter karena cara diatas bukan jaminan memulihkan kondisi kucing yang sakit, Namun sebagai cara alternative pengobatan yang bisa kita coba dirumah. Jika Anda ragu mengobatinya sendiri Dokter adalah alternatif terbaik bagi kuving Anda.

Demikian Tips Mengobati Keracunan Pada Kucing Karena Makanan, semoga bermanfaat..

Cara Mengobati Kucing Mengeluarkan Kotoran Berdarah

Cara Mengobati Kucing Mengeluarkan Kotoran Berdarah


Kucing Pup Berdarah – Kucing mengeluarkan kotoran atau pup berdarah adalah salah satu kendala yang sering dialami oleh para semua pecinta kucing. Mulai dari kotoran kucing bercampur darah, kotoran kucing bercampur lendir, atau bahkan mencret disertai dengan lendir dan darah. Bagi yang belum berpengalaman atau baru terjadi pada kucing peliharaannya tentu hal tersebut bisa membuat khawatir. Tetapi jangan panik ya jika kucing mengeluarkan kotoran berdarah tetap tenang dan dirawat dengan baik tentunya.

Hal terbaik adalah dengan membawanya ke dokter hewan. Karena disana kucing kita bisa diobati dan dicari penyebabnya sekaligus konsultasi dengan dokter hewan, apalagi kalo dokternya cantik/ganteng *eh. Tetapi jika kita tidak bisa membawanya ke dokter hewan kita bisa mencoba mengobatinya sendiri dengan gejala yang terlihat. Ada beberapa factor penyebab kucing mengeluarkan kotoran bercampur darah, berikut kita bahas dibawah ini.

3 Penyebab Kucing Mengeluarkan Pup Berdarah dan Solusinya

1.Kucing terserang cacingan

Cacing adalah salah satu penyebab kenapa kucing mengeluarkan pup berdarah. Cacing yang berkembang didalam usus kucing bisa melukai dinding-dinding usus (pencernaan) yang mengakibatkan darah keluar dan bercampur dengan kotoran. Jika dibiarkan saja maka akan mengakibatkan hal yang lebih parah pada kucing kita, bahkan bisa mengakibatkan kematian.

Pembahasan mengenai cara mengobati kucing yang terserang cacing sudah kami bahas disini, lengkap dengan gejala yang terlihat, silahkan baca: mengobati kucing cacingan Tetapi jika kucing anda sedang hamil saya sarankan konsultasikan dengan dokter, karena pemberian obat cacing pada kucing yang hamil akan berbahaya bagi kandungannya.

2.Kucing tidak cocok dengan makanannya

Kotoran kucing berdarah juga bisa diakibatkan oleh tidak cocoknya makanan kucing yang diberikan. Biasanya ini terjadi ketika pemilik mengganti makanan yang biasa diberikan pada kucing, atau kucing berpindah kepemilikan dan owner baru memberi makanan yang tidak seperti biasanya.

Jika memang mengganti makanan kucing tidak seperti biasanya bisa jadi ini penyebabnya, coba segera ganti makanan kucing tersebut dan lihat perubahannya. Tanda makanan yang tidak cocok pada kucing yaitu kucing akan mengeluarkan kotoran yang lebih bau dari biasanya. Apalagi jika kucing yang anda pelihara adalah kucing selain dome, maka makanan yang anda berikan harus hati-hati.

3.Kucing sakit

Pencernaan kucing dikenal kurang baik, jika kucing pup berdarah dan 2 faktor diatas tidak termasuk maka bisa jadi kucing anda sedang sakit. Saran saya yaitu coba periksakan ke dokter agar bisa diketahui penyebabnya dengan jelas dan bisa ditangani dengan benar. 

Demikian Cara Mengobati Kucing Mengeluarkan Kotoran Berdarah, semoga bermanfaat..

Friday, March 10, 2017

Tips Merawat Kucing Anggora Yang Baik dan Benar

Tips Merawat Kucing Anggora Yang Baik dan Benar


Ingin memelihara kucing anggora, tapi belum bisa cara merawatnya? Tenang saja, merawat jenis kucing anggora ini cukup mudah kok. Kita hanya perlu meluangkan beberapa jam dalam sehari untuk perawatan kucing peliharaan kita. Berikut beberapa tips dalam merawat kucing anggora.

Memperhatikan Makanan dan Minuman Kucing

Memperhatikan Makanan dan Minuman Kucing


Kita harus memperhatikan makanan dan minuman untuk kucing anggora kita. Ada banyak sekali produk makanan untuk kucing anggora. Kita harus menyeleksi produk makanan apa yang baik untuk kucing peliharaan kita. Karena tidak semua produk makanan itu baik untuk si kucing. Biasanya, produk makanan yang berkaleng (makanan basah) tidak baik untuk kesehatan si kucing. Makanan kalengan ini dapat berpengaruh terhadap bulu dan umur kucing peliharaan kita. Kita pasti tidak ingin kan kucing kesayangan kita bulunya rusak atau cepat mati. So, perhatikanlah makanannya dan usahakan berikan makanan yang kering saja.

Untuk minumannya, kita bisa memberikan kucing peliharaan kita air yang sudah matang atau dimasak. Sesekali kita bisa memberikan kucing peliharaan kita susu. Namun jangan terlalu sering karena tidak bagus untuk kesehatan kucing. Selain itu, jangan berikan juga susu untuk manusia. Karena susu untuk manusia mengandung lactobasilus yang mengakibatkan kucing mencret. Berikanlah susu yang khusus untuk kucing, seperti royal canin.

Membersihkan Kandang Kucing

Membersihkan Kandang Kucing

Ketika kita memutuskan untuk memelihara kucing anggora, kita harus siap juga untuk merawat kucing peliharaan kita, khususnya kandang kucing. Karena kandang kucing anak menimbulkan berbagai penyakit yang menyerang kucing peliharaan kita jika kandang kucing tidak dibersihkan secara rutin.

Kita bisa membersihkan kandang kucing peliharaan kita seminggu sekali. Jangan lupa gunakan desinfektan untuk membersihkan kandang kucing.Selain itu, tempat dan pasir yang digunakan untuk membuang kotoran kucing juga harus dibersihkan. Kalau tempat dan pasir tempat buang kotoran tersebut harus dibersihkan setiap hari karena jika tidak dibersihkan, maka akan mengeluarkan bau yang tidak sedap dan dapat menimbulkan berbagai penyakit pula bagi kucing peliharaan kita.

Ukuran kandang kucing juga harus diperhatikan agar kucing peliharaan kita merasa nyaman. Ukuran kandang harus disesuaikan dengan berat dan ukuran kucing. Jika kita kurang faham menganai hal ini, kita bisa langsung bertanya di pet shop terdekat.

Membersihkan dan Merawat Kucing

Untuk menjaga kecantikan dan keanggunakan kucing anggora kita, kita harus menyediakan waktu untuk membersihkan kucing peliharaan kita. Sisirlah bulu kucing setiap hari. Hal ini bertujuan untuk meluruskan bulu kucing dan mengambil bulu-bulu yang sudah mati. Karena, jika bulu yang sudah mati tidak diambil, maka bulu kucing akan kusut atau gimbal. Selain itu, bulu yang sudah mati juga dapat menyebabkan hairball (gumpalan bulu yang masuk di dalam saluran pencernaan). Hal ini bisa terjadi saat kucing menjilati badannya, bulu-bulu yang sudah mati tersebut bisa masuk ke dalam mulut kucing dan tertelan.

Selain menyisir bulu kucing, kita juga perlu memandikan kucing peliharaan minimal dua minggu sekali. Alangkah baiknya, jika kita mempunyai banyak waktu luang, kita bisa memandikan kucing peliharaan kita satu minggu sekali. Namun, sebelum memandikan, kita lihat terlebih dahulu kondisi kucing dan cuacanya agar kucing kita tidak kedinginan.

Wajib Memberikan Vaksin Pada Kucing Kesayangan

Vaksin Pada Kucing Kesayangan

Tidak hanya manusia saja yang diberikan vaksin, kucing juga perlu diberikan vaksin untuk menjaga daya tahan tubuh si kucing. Biasanya, kucing pertama kali diberi vaksin pada umur sekitar 8-9 minggu. Namun, sebelum memberikan vaksin kepada kucing peliharaan kita, kita perlu memperhatikan kesehatan kucing kita. jika kucing kita kurang sehat atau tubuhnya sedang lemah, maka pemberian vaksinasi bisa ditunda sampai kucing kita benar-benar sehat.

Vaksin yang perlu diberikan kepada kucing peliharaan kita antara lain: vaksin herpes, vaksin leukemia, dan vaksin rabies. Jika kucing kita tidak diberikan vaksin, daya tahan tubuh kucing kita kemungkinan besar akan lemah dan lebih mudah terserang virus karena daya tahan tubuh tidak mampu melawan virus tersebut. Akibatnya adalah kucing akan mati, bahkan yang membahayakan adalah jika kucing kita terkena virus rabies yang dapat menular ke orang ada di sekitar kucing tersebut.

Adbox